Rabu, 11 Januari 2012

Masalah-Masalah Dalam Pendidikan


Pengertian Masalah-Masalah Dalam Pendidikan
Kualitas pendidikan di Indonesia sangat memprihantinkan.ini dibuktikan bahwa indeks perkembangan manusia di Indonesia sangat menurun. Kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Indonesia memiliki daya saing yang rendah dan menurut survei lembaga yang sama Indonesia hanya berpredikat sebagai follower bukan sebagai pemimpin teknologi dari 53 negara didunia.
Ada beberapa masalah yang menyebabkan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia antara lain:
*      Rendahnya kualitas sarana fisik
Untuk sarana fisik misalnya banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi kita sedang rusak, kepemilikan dan penggunaan media belajar rendah, buku perpustakaan tidak lengkap sementara laboratorium tidak standar.
*      Rendahnya kualitas guru
Keadaan guru di indoesia juga amat memprihatinkan kebanyakan guru belum memiliki propesional yang memadai untuk menjalankan tugas sebagaimana disebut dalam pasal 39 UU NO 20/ 2003 yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan, melakukan pelatihan, melakukan penelitian, dan melakukan pengabdian masyarakat.
*      Rendahnya kesejahteraan guru
Rendahnya kesejahteraan guru mempunyai peran dalam membuat rendahnya kualitas pendidikan Indonesia. Berdasarkan survei FGII ( federasi guru indenpenden Indonesia) pada pertengahan tahun 2005, idealnya gaji seorang guru menerima gaji bulanan sebesar Rp 3 juta rupiah dengan pendapatan rata-rata guru PNS perbulan sebesar Rp 1,5 juta. Guru bantu Rp 460000 dan guru honorer disekolah swasta rata-rata Rp 10000 perjam.
*      Rendahnya prestasi siswa
Dengan adanya keadaan yang sedemikian rupa itu, (rendahnya sarana fisik, kualitas guru dan kesejahteraan guru) pencapaian prestasi siswa pun tidak memuaskan, misalnya pencapaian prestasi siswa fisika dan matematika, siswa Indonesia didunia internasional sangat rendah.
*      Kurangnya pemerataan kesempatan pendidikan
Kesemapatan memperoleh pendidikan masih terbatas pada tingkat sekolah dasar. Kegagalan pembinaan dalam usia dini nantinya akan menghambat pengembangan sumberdaya manusia secara keseluruhan.
*      Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan
Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya yang menganggur. Data BAPPENAS (1996) yang dikumpulkan sejak tahun 1990 menunjukkan angka pengangguran terbuka lulsan SMA sebesar Rp 25,47%, diploma sebesar Rp 27,5% dan perguruan tinggi sebesar Rp 36,6% .
*      Mahalnya biaya pendidikan
Pendidikan bermutu itu mahal. Mahalnya biaya pendidikan dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Untuk masuk taman kanak-kanak dan sekolah dasar negeri membutuhkan biaya Rp 500000- Rp 1 juta rupiah bahkan ada yang memungut biaya diatas Rp 1 juta rupiah.

            Dapat disimpulkan bahwa masalah-masalah dalam belajar adalah masalah-masalah yang terjadi dari belajar baik memulai dan mengakhir, masalah belajar dimulai dari niat dan ikhlas. Masalah besar dalam belajar yaitu malas dalam belajar. Penyebab masalah dalam belajar adalah rendahnya minat dan motivasi siswa dalam melakukan proses belajar mengajar. Prinsip Belajar adalah PRINSIP INTAN

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar